Musrenbang Provinsi Aceh 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Mualem Tekankan Sinergi Pembangunan Daerah
Newscyber.id | Banda Aceh, 23 April 2026 — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Aceh resmi dibuka oleh Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem. Kegiatan tersebut berlangsung di Anjungan Mon Mata dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Aceh, jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta para kepala daerah dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Aceh.
Pelaksanaan Musrenbang ini merupakan lanjutan dari rangkaian perencanaan pembangunan yang telah dimulai dari tingkat dusun, desa, kecamatan, hingga kabupaten/kota. Dalam sambutannya, Gubernur Mualem menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pembangunan Aceh ke depan.
Sementara itu, Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon melalui sambungan seluler menyampaikan bahwa dirinya tidak dapat menghadiri langsung kegiatan tersebut akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Hujan deras disertai petir serta adanya informasi gangguan akses jalan di kawasan Gunung Kapur, Aceh Selatan, menjadi pertimbangan utama untuk tidak melakukan perjalanan.
“Kami tidak jadi berangkat karena kondisi cuaca dan adanya kendala di jalan, tepatnya di daerah Gunung Kapur, Aceh Selatan,” ujar Safriadi.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil tetap mengirimkan perwakilan untuk mengikuti Musrenbang tersebut. Asisten I Setdakab Aceh Singkil, Junaidi, telah lebih dahulu bertolak ke Banda Aceh guna memastikan kehadiran daerah dalam forum penting tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, kami mengucapkan selamat atas pelaksanaan Musrenbang Provinsi Aceh. Kami berharap Gubernur dapat menerima serta mengabulkan usulan pembangunan dari Kabupaten Aceh Singkil, dan semoga kegiatan ini berjalan dengan aman, baik, dan lancar,” tambah Safriadi.
Junaidi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, menyampaikan bahwa kehadirannya di Banda Aceh merupakan arahan langsung dari Bupati. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya Bupati memiliki agenda padat di Aceh Singkil, mulai dari membuka kegiatan kerja sama di Aula Bappeda bersama NJO, meninjau operasi bibir sumbing dan katarak di RSUD Aceh Singkil, hingga menghadiri sidang LKPJ di DPRK Aceh Singkil.
“Atas perintah Bupati, kami berangkat lebih dahulu ke Banda Aceh dan alhamdulillah dapat mengikuti Musrenbang Provinsi Aceh hari ini,” ujar Junaidi.
Musrenbang menjadi salah satu agenda strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah. Masyarakat Aceh Singkil pun menaruh harapan besar terhadap hasil forum tersebut. Salah seorang warga Suro Makmur, H. Betutu, menyampaikan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Safriadi Oyon, pembangunan di berbagai sektor akan semakin meningkat dalam empat tahun ke depan.
( Ramli Manik )




