Satu Keluarga Masuk Islam di Cibubukan, Prosesi Syahadat Berlangsung Khidmat

Satu Keluarga Masuk Islam di Cibubukan, Prosesi Syahadat Berlangsung Khidmat

Newscyber.id | Aceh Singkil – Satu keluarga memeluk agama Islam di Desa Cibubukan, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil. Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat tersebut berlangsung khidmat di Masjid Baitul Hasanah, Senin (20/4/2026).

Keluarga tersebut dipimpin oleh Vernando Zebua, warga asal Manduamas yang telah menetap selama kurang lebih dua tahun di Desa Cibubukan sebagai pekerja kebun milik Safriadi, warga Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan.

Kepala Desa Cibubukan, Sayuti, menyampaikan rasa syukur dan keterbukaan masyarakat atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa warga desa menyambut dengan baik siapa pun yang dengan ikhlas memeluk agama Islam.

“Kami bersama masyarakat Desa Cibubukan tentu berbesar hati dan menerima siapa pun yang dengan tulus memeluk agama Islam,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, pemerintah desa turut berkoordinasi dengan pihak kecamatan, Koramil 04 Simpang Kanan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Simpang Kanan, serta Ketua Persatuan Da’i Perbatasan Kabupaten Aceh Singkil, Ustaz Muslim Bancin.

Salah satu panitia kegiatan, Hajiwi, mengatakan bahwa prosesi syahadat ini disiapkan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Ia berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar.

“Kami mohon dukungan semua pihak agar acara ini berjalan tanpa kendala,” katanya.

Dukungan juga datang dari masyarakat desa sekitar. Hasan Basri Ramin, warga Desa Serasah, mengungkapkan bahwa warga turut hadir menyaksikan prosesi pengucapan dua kalimat syahadat sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan antar desa.

Hal senada disampaikan Jeki, warga Serasah lainnya, yang berharap keluarga tersebut mendapat pembinaan berkelanjutan setelah memeluk Islam.

“Harapan kita bersama, saudara kita ini dibina hingga benar-benar memahami dan mencintai ajaran Islam,” ujarnya.

Adapun anggota keluarga yang memeluk agama Islam tersebut antara lain Vernando Zebua, Nurma Wina, Julaini, dan Sarmayanti.

Sementara itu, Ketua Da’i Perbatasan Kabupaten Aceh Singkil, Ustaz Muslim Bancin, menyebut peristiwa ini sebagai rahmat dan karunia dari Allah SWT. Ia menegaskan pentingnya pembinaan bagi para mualaf agar dapat memahami ajaran Islam secara menyeluruh.

“Ini adalah rahmat dan karunia Allah SWT. Tugas kita bersama untuk membimbing saudara-saudara kita agar memahami bahwa Islam adalah rahmatan lil ‘alamin,” tutupnya.

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Camat Simpang Kanan, perwakilan KUA Kecamatan Simpang Kanan, Babinsa Koramil 04 Simpang Kanan, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta undangan lainnya. (Ramli Manik)