Bupati Aceh Singkil Tekankan Kinerja Berdampak dan Percepatan Recovery Pascabencana dalam Forum Gabungan Perangkat Daerah

Bupati Aceh Singkil Tekankan Kinerja Berdampak dan Percepatan Recovery Pascabencana dalam Forum Gabungan Perangkat Daerah

Newscyber.id | ACEH SINGKIL – Bupati Aceh Singkil menegaskan pentingnya perubahan pola kerja dan fokus pada hasil nyata dalam Forum Gabungan Perangkat Daerah/Lintas Sektor yang digelar pada Senin, 20 April 2026.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah, memperkuat komitmen, serta menyelaraskan arah pembangunan daerah.

“Forum ini adalah ruang konsolidasi. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola biasa-biasa saja. Aceh Singkil membutuhkan lompatan, bukan sekadar langkah kecil yang stagnan,” tegasnya.

Bupati menekankan bahwa ke depan, kinerja perangkat daerah harus berorientasi pada dampak, bukan sekadar jumlah program. Ia meminta setiap kegiatan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan angka kemiskinan, penanganan stunting, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya tidak ingin laporan yang hanya berisi daftar kegiatan, tetapi minim dampak. Setiap rupiah anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya percepatan proses recovery pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025 lalu. Ia mengingatkan seluruh jajaran untuk bekerja serius dan bertanggung jawab, khususnya dalam validasi data bantuan rumah rusak dan jaminan hidup (jadup).

“Jangan bermain-main dengan data. Data adalah dasar kebijakan. Jika data tidak akurat, maka kebijakan akan salah sasaran dan merusak kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Ia meminta seluruh instansi terkait, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, camat hingga pemerintah desa, memastikan proses pendataan dilakukan secara cermat, transparan, dan akuntabel.

Di sektor pembangunan, Bupati juga mendorong percepatan infrastruktur dan peningkatan investasi. Ia menekankan pentingnya membuka akses wilayah, memperbaiki konektivitas, serta menghadirkan pelayanan perizinan yang cepat dan transparan guna menarik investor.

“Potensi Aceh Singkil sangat besar. Namun, potensi tidak akan berarti tanpa keberanian untuk mengeksekusi,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh pimpinan perangkat daerah untuk berani mengambil keputusan yang tepat dan tidak terjebak pada rutinitas birokrasi semata.

“Regulasi harus menjadi alat percepatan, bukan alasan untuk tidak bertindak. Kesalahan bisa diperbaiki, tetapi kelambanan sering menimbulkan kerugian yang lebih besar,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk menghilangkan ego sektoral dan memperkuat sinergi antarinstansi demi mewujudkan Aceh Singkil yang lebih maju, tangguh, dan sejahtera.

“Forum ini harus menghasilkan langkah konkret, bukan sekadar kesepakatan di atas kertas. Mari kita buktikan bahwa pemerintah hadir dengan kerja nyata dan komitmen kuat,” pungkasnya.