Jelang Satu Tahun Kepemimpinan Oyon–Hamzah, Capaian Pembangunan Mulai Dirasakan Masyarakat Aceh Singkil
Newscyber.id l Singkil, 10 Januari 2026 — Menjelang satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH–Hamzah, berbagai capaian pembangunan mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Perubahan terlihat di sejumlah sektor strategis, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik.
Pembangunan yang mengedepankan kepentingan masyarakat luas tampak nyata. Penataan jalan jalur dua di Kota Singkil dan Kota Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, kini semakin rapi dan tertata. Akses penghubung masyarakat juga semakin baik dengan rampungnya pembangunan Jembatan Bukit Harapan yang sebelumnya sulit dilalui, serta Jembatan Gunungan yang menggantikan jembatan darurat dan kini mempermudah mobilitas warga.
Di sektor pendidikan, progres program Sekolah Rakyat terus menunjukkan perkembangan positif. Sementara itu, pelayanan kesehatan turut mengalami peningkatan melalui penambahan dan perluasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Aceh Singkil, yang kini tampil lebih representatif dengan pelayanan yang ramah dan humanis.
Menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah masjid di berbagai kecamatan juga terus dikerjakan guna meningkatkan kenyamanan umat Islam dalam beribadah. Pada saat yang sama, ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah resmi dilantik, serta pelaksanaan pilkades langsung (pilciksung) dan pemilihan kepala mukim berlangsung aman, tertib, dan damai.
Pemerintah daerah juga memperkuat layanan publik dengan pengadaan bus operasional Dinas Perhubungan, ambulans untuk beberapa puskesmas, serta ambulans laut yang direncanakan melayani kebutuhan gawat darurat masyarakat kepulauan, khususnya Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat. Pembangunan infrastruktur jalan Kuala Baru–Trumon terus dikebut, seiring dengan penguatan ketahanan pangan dan peningkatan disiplin ASN dan PPPK.
Di penghujung tahun 2025, Kabupaten Aceh Singkil menghadapi bencana banjir dan tanah longsor yang melanda 9 kecamatan dan 97 desa. Pemerintah daerah bergerak cepat melakukan berbagai upaya pemulihan ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertanian, serta perbaikan struktur dan infrastruktur. Program rekonstruksi dan rehabilitasi perumahan rakyat terus diperjuangkan melalui koordinasi dan lobi ke Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Pusat agar masyarakat terdampak dapat segera pulih.
Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, saat diwawancarai awak Media Newscyber Internasional Provinsi Aceh di pusat Kota Singkil, menegaskan komitmennya dalam penanganan bencana dan pemulihan pascabanjir.
“Selama banjir dan pascabanjir, saya bersama Wakil Bupati, para SKPK, camat, dan kepala desa terus turun langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Kami tidak mengenal lelah. Bahkan, untuk jalan mitigasi tsunami yang tidak bisa dilalui, saya berupaya menimbunnya dengan batu padas bersama SKPK serta TNI–Polri agar segera bisa digunakan,” ungkap Oyon.
Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut dilakukan secara ikhlas dan tidak untuk dipublikasikan.
“Ini murni sumbangan, kami berharap ridho Allah SWT dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Oyon juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penanganan bencana, mulai dari TNI–Polri, para donatur, perusahaan perkebunan sawit pemegang HGU, hingga masyarakat Aceh Singkil yang saling bahu-membahu membantu korban banjir.
Pantauan Media Newscyber Internasional Provinsi Aceh mencatat, pasangan pemenang Pilkada 2024 ini menunjukkan keseriusan dalam membangun Aceh Singkil secara menyeluruh lintas sektor. Dengan arah pembangunan yang berkelanjutan, diharapkan Kabupaten Aceh Singkil ke depan semakin maju, religius, dan berbudaya.
Ramli Manik




