Pramuka STAISAR Resmi Dikukuhkan Kwarda Aceh, Perkuat Pembinaan Karakter Mahasiswa
Newscyber.id | Aceh Singkil – Kwartir Daerah (Kwarda) Aceh resmi mengukuhkan Gugus Depan (Gudep) Pramuka Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf (STAISAR) Aceh Singkil, Senin (4/5/2026). Pengukuhan berlangsung khidmat di aula kampus STAISAR dan dihadiri unsur pemerintah daerah, Kwartir Cabang Aceh Singkil, serta Kwartir Cabang Kota Subulussalam.
Pengukuhan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Ketua Kwarda Aceh, H. Muzakir Manaf, Nomor 07 Tahun 2025 tentang Susunan Pengurus Majelis Pembimbing dan Pengurus Gugus Depan Pangkalan STAISAR Aceh Singkil.
Mewakili Ketua Kwarda Aceh, H. Djufri Efendi, M.Si, menyampaikan apresiasi kepada civitas akademika STAISAR yang telah berinisiatif menghidupkan kembali kegiatan pramuka di lingkungan kampus. Menurutnya, keberadaan Gudep di perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam membina karakter generasi muda, khususnya mahasiswa.
“Sekarang Aceh Singkil sudah memiliki Gugus Depan di tingkat perguruan tinggi. Kita harapkan bisa berkontribusi dan membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional melalui kegiatan pramuka,” ujarnya.
Ia menambahkan, mahasiswa memiliki peluang besar untuk mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan, seperti jambore PTKI, Wirakarya, hingga kegiatan pramuka berskala internasional. Integrasi nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka juga dinilai mampu memperkuat pembinaan karakter sekaligus keilmuan mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, SH, menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan pramuka di lingkungan STAISAR. Ia menyebut pihaknya memiliki pelatih bersertifikat nasional yang siap dilibatkan dalam pembinaan mahasiswa.
“Kami siap membangun kerja sama dengan pihak kampus untuk pengembangan pramuka mahasiswa ke depan,” katanya.
Ketua STAISAR, Dr. T.H. Abi Hasan, MH., M.Ag, menegaskan kesiapan kampus dalam mengembangkan kegiatan kepramukaan secara aktif dan berkelanjutan. Ia berharap dukungan dari Kwartir Cabang dan Kwarda Aceh, termasuk dalam membuka peluang bagi dosen untuk terlibat dalam berbagai kegiatan pramuka, baik sebagai peserta maupun dewan juri.
Selain itu, STAISAR juga membuka peluang kolaborasi dalam program penelitian dan pengembangan yang digagas oleh kwartir daerah maupun nasional.
Kegiatan pengukuhan ditutup dengan doa bersama serta diskusi terkait pengembangan program pramuka di perguruan tinggi, termasuk peluang mengikuti kegiatan kepramukaan di tingkat internasional. (Ramli Manik)





