Bupati Aceh Singkil Jemput Bola ke Kemenhub, Dorong Penguatan Transportasi Darat, Laut, dan Udara
Newscyber.id | Jakarta – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terus memperkuat konektivitas wilayah melalui langkah strategis. Bupati Aceh Singkil melakukan rapat koordinasi bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang melibatkan Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda serta jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Laut, dan Darat.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah usulan prioritas disampaikan guna mendukung percepatan pembangunan dan mobilitas masyarakat di Aceh Singkil, khususnya wilayah kepulauan.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah rencana perpanjangan runway Bandara Syekh Hamzah Fansuri. Pemerintah daerah mendorong agar landasan pacu dapat diperpanjang sehingga mampu didarati pesawat jenis ATR dan Wings Air. Selain itu, Bupati juga mengusulkan penambahan kuota penerbangan serta pembukaan rute baru yang menghubungkan Singkil dengan Banda Aceh, guna meningkatkan aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Di sektor transportasi darat, Pemkab Aceh Singkil turut mengajukan permohonan bantuan bus sekolah. Hal ini dinilai penting untuk menunjang akses pendidikan bagi pelajar, terutama di wilayah yang masih terbatas sarana transportasinya.
Sementara itu, pada sektor transportasi laut, perhatian serius diberikan terhadap kondisi pelabuhan di wilayah kepulauan. Pemerintah daerah mengusulkan perbaikan fasilitas pelabuhan kapal ferry di Pulau Banyak, termasuk pembenahan dolpin atau pembangunan struktur baru guna menjamin keselamatan dan kelancaran aktivitas sandar kapal.
Tak hanya itu, Pemkab juga mengajukan permohonan pembangunan pelabuhan di Pulau Banyak Barat sebagai upaya membuka keterisolasian wilayah serta mempercepat distribusi logistik dan pergerakan masyarakat.
Sebagai bentuk solusi transportasi lokal, pemerintah turut mengusulkan pengadaan rakit penyeberangan untuk Desa Serasa. Fasilitas ini diharapkan mampu mempermudah mobilisasi warga dan mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari.
Bupati Aceh Singkil menegaskan bahwa seluruh usulan tersebut merupakan kebutuhan mendesak yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dapat memberikan dukungan penuh agar pembangunan infrastruktur transportasi di Aceh Singkil dapat segera terealisasi.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci utama dalam menghadirkan layanan transportasi yang merata dan berkeadilan, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah konkret dalam memperjuangkan peningkatan konektivitas Aceh Singkil sebagai daerah strategis yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan ekonomi maritim. (Ramli Manik)





