Bupati Aceh Singkil Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana dalam Rakor BNPB

Bupati Aceh Singkil Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana dalam Rakor BNPB

Newscyber.id l Aceh Barat — Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam mempercepat pemulihan wilayah pascabencana kembali ditegaskan oleh Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, dengan menghadiri langsung Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pascabencana yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (3/1/2026), di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Barat.

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNPB dan dihadiri para kepala daerah dari sejumlah wilayah terdampak bencana, di antaranya Bupati Aceh Barat, Bupati Nagan Raya, Bupati Aceh Selatan, serta Wali Kota Subulussalam. Kehadiran Bupati Aceh Singkil menjadi wujud keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan seluruh tahapan penanganan pascabencana berjalan optimal dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dalam rapat itu, peserta membahas secara komprehensif hasil evaluasi dan monitoring penanganan darurat bencana hidrometeorologi Siklon Seroja, sekaligus mempersiapkan penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Dokumen R3P menjadi landasan strategis dalam pemulihan infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lingkungan di wilayah terdampak.

Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, menegaskan bahwa Pemkab Aceh Singkil berkomitmen penuh mengawal seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci keberhasilan pemulihan pascabencana.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil siap bersinergi dengan BNPB dan pemerintah daerah lainnya. Setiap kebijakan dan program pemulihan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya warga yang terdampak langsung bencana,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Safriadi Oyon menekankan pentingnya perencanaan matang dalam penyusunan R3P. Ia menilai pemulihan pascabencana tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh penguatan ekonomi masyarakat, ketahanan lingkungan, serta peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh daerah terdampak, termasuk Kabupaten Aceh Singkil, dapat segera menyusun langkah strategis yang terintegrasi sehingga proses pemulihan pascabencana berjalan lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. (Ramli Manik)