Menuju Seminar SCOPEX, PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Sosialisasi Best Management Practice
Newscyber.id | Aceh Singkil – Dalam upaya meningkatkan kualitas kerja sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan petani, PT Socfindo Kebun Lae Butar menggelar sosialisasi bertema Best Management Practice di Aula Lapangan Tenis, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat “Socfindo Untuk Masyarakat” ini dihadiri jajaran manajemen perusahaan serta perwakilan kelompok tani mitra. Acara dibuka oleh pengurus PT Socfindo Kebun Lae Butar, Eric Obaza Barus, didampingi Kepala Teknik H. Novry, Askep Horas Sitorus, serta staf lainnya.
Turut hadir sejumlah kepala desa dan kelompok tani yang telah menjalin kerja sama kemitraan dengan perusahaan.
Dalam pemaparannya, tim teknis menyampaikan berbagai materi penting guna mendukung keselamatan dan efisiensi kerja di lapangan. Materi tersebut meliputi teknik pruning (pemangkasan) yang benar serta pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja.
“Penggunaan APD wajib diperhatikan demi keselamatan bersama, begitu juga teknik pemangkasan yang tepat untuk menjaga produktivitas tanaman,” jelas tim teknis.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pekerjaan tunas yang berlaku di lingkungan PT Socfindo, serta strategi water management atau pengelolaan air di area perkebunan agar tetap optimal dalam mendukung pertumbuhan tanaman.
Sementara itu, Asisten Afdeling 3 Ringga P. Sinulingga dan Afdeling 4 Waskito, SP, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat PT Socfindo akan menggelar seminar bertajuk SCOPEX (Socfindo Conference on Practical Applications & Exhibition) di Kota Medan, Sumatera Utara.
Seminar yang dijadwalkan berlangsung pada 19–21 Mei 2026 tersebut mengusung tema “Inovasi Kelapa Sawit yang Adaptif dan Berkelanjutan”. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pembaruan teknologi dan strategi manajemen yang dapat langsung diterapkan oleh petani di lapangan.
SCOPEX akan menghadirkan pembicara internasional dari Indonesia dan Malaysia, di antaranya Dr. Khanda Sritharan (Research Manager United Plantations Bhd), Abdul Halim bin Joseph UPI (General Manager Sarawak Plantation Bhd), serta Prof. Dr. Ir. Suryo Wiyono, M.Sc.Agr dari IPB.
Berbagai isu strategis akan dibahas dalam seminar tersebut, termasuk pengendalian penyakit Ganoderma yang menjadi tantangan utama dalam industri kelapa sawit.
Pada hari terakhir, peserta akan mengikuti field trip ke kebun unggulan PT Socfindo untuk melihat langsung praktik budidaya kelapa sawit serta implementasi inovasi di lapangan.
Usai pelaksanaan seminar, PT Socfindo juga berencana melakukan orientasi lanjutan dan peninjauan langsung ke kelompok tani mitra. Langkah ini bertujuan agar para petani semakin memahami standar operasional yang baik sehingga hasil kerja lebih maksimal, aman, dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan.
Adapun sebanyak 18 kelompok tani yang bermitra dengan PT Socfindo Kebun Lae Butar antara lain Maju Bersama, Sumber Rejeki, Jasa Bukit, Mitra Sejahtera, Kartini, Karya Sawita, Tunas Muda, Mulana, Kaum Mekhsada, Mekar Mandiri, Ingin Maju, Lae Mbara I, Lae Oncim, Lubang Tungung, Sumber Rezeki, Lae Paku Muda Karya, dan Lae Mbara II. (Ramli Manik)





