Bupati Aceh Singkil Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026, Ajak Tingkatkan Mutu Pendidikan
Newscyber.id | Aceh Singkil – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Aceh Singkil berlangsung dengan pendekatan berbeda. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat menginstruksikan pelaksanaan upacara secara serentak di masing-masing satuan pendidikan, Sabtu (2/5/2026).
Kebijakan ini mengacu pada Petunjuk Teknis dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang mendorong pelaksanaan upacara di tingkat sekolah. Hasil pemantauan menunjukkan hampir seluruh sekolah di 11 kecamatan melaksanakan upacara dengan khidmat sesuai arahan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Aceh Singkil, Syam’un Nst, turun langsung sebagai inspektur upacara di UPTD SMP Negeri 1 Gunung Meriah. Sementara itu, jajaran kepala bidang, kepala seksi, hingga pengawas sekolah disebar ke berbagai wilayah untuk memimpin jalannya upacara di sekolah-sekolah.
Dalam pelaksanaan tersebut, para inspektur upacara membacakan amanat tertulis dari Menteri Pendidikan, Abdul Mu'ti, yang menekankan pentingnya transformasi pendidikan nasional.
Syam’un Nst menegaskan bahwa peringatan Hardiknas tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, momentum ini harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen pendidikan.
“Hardiknas bukan hanya agenda seremonial semata. Ini adalah momentum untuk lebih mendekatkan diri antara dinas, sekolah, dan guru dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, penguatan pola pikir, serta membangun mental yang tangguh,” ujarnya.
Lebih lanjut, Disdikbud berharap adanya perubahan nyata di lingkungan sekolah. Tidak hanya sebagai tempat transfer ilmu, sekolah juga diharapkan mampu menjadi ruang yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
“Sekolah harus menjadi tempat belajar yang nyaman, bersih, dan menyenangkan bagi seluruh siswa. Ini bagian dari upaya menciptakan kualitas pendidikan yang lebih baik di Aceh Singkil,” tambahnya.
Pelaksanaan upacara secara serentak di masing-masing sekolah dinilai menghadirkan nuansa baru yang lebih inklusif. Dengan pendekatan ini, semangat Hardiknas dapat dirasakan langsung oleh seluruh warga sekolah tanpa terkecuali, sekaligus memperkuat keterlibatan aktif dalam memajukan dunia pendidikan.





