Saham Sektor Energi Menguat 4,7% Berkat Permintaan Global

Sektor energi Indonesia naik 4,7% pada November 2025 berkat permintaan global.

Saham Sektor Energi Menguat 4,7% Berkat Permintaan Global
Sektor energi Indonesia naik 4,7% pada November 2025

NewsCyber.id — Jakarta, 15 November 2025

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penguatan signifikan pada saham sektor energi sepanjang November 2025. Indeks sektor energi melonjak 4,7%, menjadi salah satu pertumbuhan bulanan tertinggi tahun ini, didorong oleh peningkatan permintaan energi global serta penguatan harga komoditas utama seperti gas alam dan batu bara.

Kenaikan tersebut terjadi di tengah pemulihan ekonomi global dan normalisasi rantai pasok pasca ketegangan geopolitik yang terjadi pada 2023–2024.


Permintaan Global Gas dan Batu Bara Meningkat

Data dari asosiasi energi Asia Pasifik menunjukkan adanya lonjakan permintaan gas alam sebesar 6% dan batu bara sebesar 4,2% sepanjang kuartal ketiga 2025. Beberapa negara Asia seperti India, Vietnam, dan Filipina memerlukan tambahan pasokan untuk memenuhi peningkatan konsumsi listrik industri dan rumah tangga.

Harga gas alam cair (LNG) di pasar internasional naik ke level US$ 13,5 per MMBtu, sementara harga batu bara acuan (HBA) Indonesia meningkat ke US$ 132 per ton, tertinggi sejak awal 2024. Kondisi ini memberikan dorongan kuat bagi emiten energi nasional, terutama perusahaan yang fokus pada ekspor.

Emiten seperti PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) tercatat mengalami kenaikan harga saham antara 3—7% selama periode November.

(Ragil)