Startup MoveWay Kumpulkan Pendanaan Seri B Rp 750 Miliar
MoveWay amankan pendanaan Seri B Rp 750 miliar untuk perluasan gudang dan layanan cepat.
NewsCyber.id — Jakarta, 6 November 2025
Industri logistik berbasis teknologi di Indonesia kembali mendapat suntikan segar. MoveWay, startup logistik yang mengandalkan kecerdasan buatan (AI) dan otomasi sebagai fondasi operasionalnya, resmi mengumumkan keberhasilan mengamankan pendanaan Seri B senilai Rp 750 miliar. Pendanaan tersebut dipimpin oleh konsorsium investor internasional yang terdiri dari EastBridge Capital (Singapura), Frontier Venture Partners (Jepang), dan Global Nexus Fund (AS).
Ekspansi Gudang Otomatis di Jawa dan Sumatra
MoveWay berencana menggunakan dana Seri B untuk mempercepat ekspansi infrastruktur logistik modern. Fokus utama perusahaan adalah membangun jaringan gudang otomatis (automated fulfillment centers) di lima kota besar:
-
Jakarta
-
Surabaya
-
Bandung
-
Medan
-
Palembang
Gudang otomatis tersebut diproyeksikan mampu mengurangi waktu proses sortir hingga 60% dan meningkatkan kapasitas penyimpanan barang sebesar 40%. Teknologi yang digunakan meliputi robot penyortir, sistem AI predictive routing, dan real-time inventory tracking.
CEO MoveWay, Andra Lesmana, menegaskan bahwa pendanaan ini menjadi titik penting untuk membawa standar logistik Indonesia ke level global.
“Kami ingin menghadirkan sistem logistik berbasis AI yang dapat diandalkan, cepat, dan transparan. Ekspansi ini adalah langkah kami untuk mempercepat pengiriman barang di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Penguatan Layanan Pengiriman Cepat Dalam Kota
Selain infrastruktur gudang, MoveWay juga akan memperluas layanan MoveWay Instant, yakni layanan pengiriman cepat dalam kota yang menjanjikan estimasi tiba di bawah 2 jam untuk radius tertentu. MoveWay berencana:
-
Menambah 10.000 mitra kurir baru
-
Mengintegrasikan armada listrik (e-motor) untuk efisiensi
-
Menghadirkan fitur pelacakan secara real-time dengan akurasi tinggi
Dengan pendekatan ini, MoveWay menargetkan peningkatan volume pengiriman instan hingga 150% pada pertengahan 2026.
(Ragil)




