Menteri Koperasi Resmikan Peletakan Batu Pertama Pembangunan 800 Koperasi Desa di Seluruh Indonesia
Newscyber.id l Jakarta — Suasana penuh semangat gotong royong mewarnai acara peletakan batu pertama pembangunan 800 Koperasi Desa di seluruh Indonesia, Jumat (…/…/2025). Acara bersejarah ini dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Dr. Fery Joko Juliantono, S.E., Ak., M.Si, bersama para pemangku kepentingan koperasi desa.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama, hingga sambutan resmi dari Menteri Koperasi. Acara dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan serentak, sesi tanya jawab bersama Ketua Kopdes Merah Putih, foto bersama, dan ditutup dengan penuh khidmat.
Dalam sambutannya, Menteri Koperasi menegaskan bahwa pembangunan 800 koperasi desa merupakan tonggak penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dari akar rumput.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena hari ini kita menyaksikan dimulainya peletakan batu pertama pembangunan 800 koperasi desa. Koperasi adalah soko guru perekonomian nasional sebagaimana diamanatkan UUD 1945. Pembangunan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menggerakkan ekonomi dari desa untuk Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Fery Joko Juliantono menjelaskan bahwa koperasi desa ke depan akan dirancang sebagai koperasi modern yang adaptif dengan teknologi digital. Tidak hanya sebatas tempat simpan pinjam, koperasi juga akan menjadi pusat produksi, pemasaran, dan inovasi usaha masyarakat.
“Koperasi desa harus menjadi rumah ekonomi bagi petani, nelayan, UMKM, perempuan, hingga generasi muda. Kehadiran koperasi akan menjadi penggerak utama ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya desa,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan koperasi ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan juga pembangunan jiwa gotong royong, kemandirian, dan keadilan ekonomi. Pemerintah, kata Fery, akan mendampingi koperasi desa dengan pelatihan manajemen, pembiayaan, digitalisasi, serta jejaring pasar baik nasional maupun internasional.
Menutup sambutannya, Menteri Koperasi mengajak seluruh pihak — pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat — untuk bersinergi.
“Mari kita jadikan momentum hari ini sebagai langkah awal menuju Desa Mandiri, Indonesia Maju. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pembangunan 800 koperasi desa secara resmi saya nyatakan dimulai,” tutupnya dengan penuh harapan.
Dengan resminya peletakan batu pertama ini, koperasi desa diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, sekaligus mewujudkan cita-cita besar: membangun ekonomi kerakyatan yang berkeadilan dari desa untuk Indonesia. (Ramli Manik)




