Pemerintah dan Tokoh Masyarakat Aceh Singkil Sepakat Dukung Pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan

Newscyber.id l Singkil, 17 Oktober 2025 — Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama Ketua dan Anggota DPRK, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Majelis Adat Aceh (MAA), serta perwakilan mahasiswa dan tokoh masyarakat dari 11 kecamatan di Aceh Singkil menyatakan kesepakatan mendukung pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan (YTP) di wilayah tersebut.

Kesepakatan ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pembentukan Batalyon Ketahanan Pangan yang digelar di Aula Makodim 0109 Aceh Singkil, Senin (13/10/2025).

Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman, SH mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan bersertifikat seluas 50 hektare untuk pembangunan YTP, dan 50 hektare tambahan sedang dalam proses pengajuan sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Singkil.

> “Lokasinya berada di tiga titik, yakni Kecamatan Suro, Kecamatan Kota Baharu, dan Kecamatan Danau Paris,” ujar Hamzah.

Lebih lanjut, Hamzah menegaskan bahwa Pemkab Aceh Singkil bersama DPRK, MPU, MAA, serta unsur masyarakat sepakat meminta dukungan dari Presiden RI Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.IP untuk segera merealisasikan pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan tersebut.

Ketua DPRK Aceh Singkil H. Amaliun juga menyampaikan dukungannya.

> “Kami di DPRK tentu mendukung penuh program pemerintah, baik dari pusat, provinsi, maupun daerah. Termasuk pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” katanya.

Dukungan serupa datang dari Ketua MPU Aceh Singkil Ustadz Rosman Hasmi, yang menilai pembentukan batalyon tersebut merupakan langkah strategis.

> “Selain membuka peluang bagi putra-putri Aceh Singkil menjadi anggota TNI, keberadaan batalyon ini juga akan memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MAA Aceh Singkil Zakirun Pohan menilai pembangunan YTP akan memberi dampak positif bagi masyarakat.

> “Jika batalyon ini segera dibangun, maka terbuka lebar kesempatan bagi anak-anak kita untuk menjadi prajurit TNI. Ini bukan penambahan pasukan, melainkan pembentukan pasukan organik yang fokus pada bidang ketahanan pangan. Mari kita dukung bersama,” ungkapnya.

Selain unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, perwakilan mahasiswa dari STIP dan STAISAR Aceh Singkil juga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan di daerah mereka. (Ramli Manik)