Bupati Aceh Singkil Sambangi Korban Kebakaran di Tengah Padatnya Agenda Musrenbang
Newscyber.id | Singkil, 1 April 2026 – Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Bupati Aceh Singkil, Syafriadi Oyon, menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat dengan menyambangi langsung warga korban kebakaran di Desa Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah.
Rangkaian kegiatan Bupati pada Rabu (1/4/2026) terbilang sangat padat. Usai melantik ASN Formasi Tahun 2024 di Kantor Bupati Aceh Singkil, ia langsung menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di dua kecamatan, yakni Gunung Meriah dan Simpang Kanan.
Di sela kegiatan Musrenbang di Kecamatan Gunung Meriah, Bupati menyempatkan diri menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Lae Butar sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat.
Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan Musrenbang di Kecamatan Simpang Kanan hingga sore hari. Tanpa beristirahat panjang, Bupati kembali ke ibu kota kabupaten untuk menemui camat, kepala desa, serta masyarakat Kecamatan Singkil yang telah menunggu untuk melakukan audiensi di Kantor Bupati.
Kehadiran Bupati disambut antusias oleh warga. Mereka mengapresiasi kesediaan orang nomor satu di Aceh Singkil itu untuk tetap meluangkan waktu berdialog langsung dengan masyarakat, meskipun di tengah kesibukan yang padat.
Salah satu kepala desa menyampaikan bahwa kepemimpinan Bupati menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat. “Ini adalah bukti beliau mengedepankan kepentingan rakyat. Tanpa mengenal lelah, beliau langsung menemui kami,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, Bupati menegaskan pentingnya kerja keras untuk mendorong kemajuan daerah. Ia juga menanggapi berbagai kritik yang diterimanya selama menjabat.
“Kalau mau daerah kita maju, kita harus bekerja keras. Memang dengan kesibukan seperti ini, kadang muncul penilaian kurang baik. Bahkan ada yang bilang saya hanya makan dan tidur. Namun Alhamdulillah, selama saya menjabat, sudah banyak pembangunan yang kita lakukan,” kata Syafriadi Oyon.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung melalui musyawarah. Menurutnya, dialog terbuka menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
“Jika ada masyarakat yang merasa belum terlayani dengan baik, silakan datang dan bermusyawarah. Insya Allah, setiap persoalan bisa kita cari solusinya bersama,” tambahnya.
Camat Singkil, Khairudin, mengatakan bahwa audiensi dilakukan sebagai bentuk komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk berdialog langsung tanpa aksi demonstrasi. Kami ingin menyampaikan aspirasi secara terbuka kepada Bupati,” ujarnya.
Pantauan di lapangan, Bupati menerima masyarakat dengan ramah dan penuh senyum, meskipun dalam kondisi lelah setelah menjalani serangkaian kegiatan sejak pagi.
Perwakilan masyarakat, Suhermi Limbong, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Bupati dalam menerima aspirasi warga. Ia berharap ke depan program bantuan, khususnya terkait penanganan banjir, dapat dilakukan dengan pendataan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
“Masyarakat merasa senang dan bangga bisa berdialog langsung. Kami doakan Bupati selalu sehat dalam menjalankan tugas, sehingga Aceh Singkil semakin maju di berbagai sektor,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, suasana audiensi berlangsung kondusif dan penuh harapan akan solusi konkret bagi berbagai persoalan masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil. (Ramli Manik)




