Musrenbang Simpang Kanan Serap Aspirasi 25 Desa, Bupati Tekankan Kerja Nyata dan Ketahanan Pangan

Musrenbang Simpang Kanan Serap Aspirasi 25 Desa, Bupati Tekankan Kerja Nyata dan Ketahanan Pangan

Newscyber.id | SIMPANG KANAN, 1 April 2026 – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Simpang Kanan menjadi momentum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat dari 25 desa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Simpang Kanan ini dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Singkil, para SKPK, serta unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Simpang Kanan, Jefri Mahardika Manik, S.STP, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh usulan dari desa dapat diakomodasi oleh pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa Simpang Kanan merupakan salah satu kecamatan tertua di Kabupaten Aceh Singkil dengan jumlah desa yang cukup banyak.

“Kami berharap kepada Bapak Bupati dan seluruh SKPK agar usulan yang telah kami himpun dari desa hingga kecamatan dapat diterima dan diperjuangkan dalam Musrenbang ini,” ujar Jefri.

Sementara itu, Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan yang telah disampaikan melalui mekanisme dari desa hingga kecamatan. Ia juga menekankan pentingnya menghargai sejarah serta memastikan pembangunan yang merata.

“Saya sebagai Bupati tentu akan mengingat dan menghargai sejarah. Usulan yang sudah disampaikan akan kita kawal agar dapat direalisasikan,” tegas Oyon.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan untuk serius dalam menyusun anggaran, terutama dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran sesuai keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Menurutnya, proses perencanaan harus dimulai dari tingkat dusun, desa, kecamatan hingga kabupaten agar pembangunan dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati juga menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini masih sulit. Ia meminta para aparatur pemerintah untuk lebih aktif turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan kepala desa guna mencari solusi nyata bagi masyarakat.

“Kita jangan hanya duduk di kantor. Turun ke desa, lihat langsung kondisi masyarakat, dan cari apa yang bisa kita perbuat untuk mereka,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan melalui penanaman cabai, sayur-mayur, dan komoditas lainnya.

Kepala Desa Kuta Tinggi turut menyampaikan apresiasinya terhadap arahan Bupati. Ia mengaku bangga dan siap menjalankan program ketahanan pangan di desa.

“Kami sangat mendukung dan akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar program ketahanan pangan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Musrenbang ini turut dihadiri Asisten I Sekdakab Aceh Singkil, unsur Muspika, para kepala desa, BPKam, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta tokoh perempuan.

Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut menghasilkan berbagai usulan prioritas pembangunan dari 25 desa di Kecamatan Simpang Kanan yang akan dibawa ke tingkat kabupaten untuk ditindaklanjuti. (Ramli Manik)