Bupati Aceh Singkil Perintahkan BPBD Dirikan Posko Tanggap Darurat Banjir dan Longsor, BPBD: Posko Utama dan 9 Posko Desa Sudah Beroperasi

Newscyber.id l Singkil, 27 November 2025 — Untuk mempercepat penanganan korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Singkil, Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, SH telah memerintahkan Kepala Dinas BPBD, Dinas Sosial, serta Tagana membuka posko tanggap darurat di wilayah terdampak.

Kepala Dinas BPBD Aceh Singkil, Al Husni, kepada awak media via telepon seluler menyampaikan bahwa instruksi tersebut langsung dijalankan sejak 26 November 2025.

“Kami sudah membuka posko utama di kantor BPBD Kabupaten Aceh Singkil. Selain itu, sembilan desa yang terdampak banjir juga telah kami dirikan posko tanggap darurat,” ujar Al Husni.

Ia menjelaskan, dari 11 kecamatan dan 116 desa di Aceh Singkil, sejumlah wilayah mengalami dampak banjir dan longsor. Untuk itu, BPBD bekerja sama dengan Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, serta TNI–Polri dalam mendata dan membantu seluruh masyarakat terdampak.

“Kami apresiasi Pak Bupati yang sejak awal langsung turun ke lokasi banjir, mengevakuasi warga, dan memerintahkan semua stakeholder untuk memberikan bantuan masa panik. Semua SKPK dan instansi terkait ikut bekerja keras demi keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Bupati Aceh Singkil juga telah mengeluarkan seruan kepada seluruh perusahaan PKS dan pemilik HGU di Aceh Singkil agar ikut memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir.

Terkait keluhan warga di beberapa titik, Al Husni mengatakan pihaknya terus berupaya menjangkau seluruh wilayah.

“Wilayah kita luas dan yang terdampak juga banyak. Kalau ada yang belum tertangani secara maksimal, itu karena keterbatasan di lapangan, bukan karena dibeda-bedakan. Semua masyarakat Aceh Singkil kita perlakukan sama,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat tetap bersatu dalam menghadapi bencana ini.

“Kritik dan saran tentu kami terima. Namun saat ini yang terpenting adalah saling bahu-membahu membantu warga yang sedang ditimpa musibah,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sejak banjir melanda, pemerintah daerah, SKPK, instansi terkait, serta aparat TNI–Polri terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui sambungan telepon seluler, Dandim 0109/Aceh Singkil juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan 100 personel untuk membantu proses evakuasi dan penanganan banjir di berbagai wilayah.

Ramli Manik