Safari Ramadhan di Singkohor, Pemkab Aceh Singkil Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah di Malam ke-13
Newscyber.id l SINGKOHOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Singkohor pada Senin malam (02/03/2026). Kegiatan yang bertepatan dengan malam ke-13 Ramadhan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk bersilaturahmi langsung dengan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah menyampaikan bahwa Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, melainkan "musim semi" bagi jiwa untuk meraih ridha Allah SWT. Memasuki pertengahan bulan suci, masyarakat diingatkan untuk tidak membiarkan semangat ibadah melemah.
"Di malam ke-13 ini, kita seperti musafir yang telah menempuh setengah perjalanan menuju telaga ampunan. Jangan biarkan langkah kita melemah sebelum panen pahala tiba," kutip naskah pidato tersebut.
Fokus utama dalam kunjungan kali ini adalah penguatan ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama Muslim). Mengingat Aceh Singkil sebagai "rumah bersama", masyarakat diajak untuk saling peduli, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan, dan tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu yang dapat membakar persaudaraan.
"Aceh Singkil adalah rumah kita bersama, dan Singkohor adalah bagian dari rumah itu. Ramadhan mengajarkan kita untuk lebih banyak menundukkan kepala daripada mengangkat suara, lebih banyak memaafkan daripada menyalahkan," tambahnya.
Kecamatan Singkohor sendiri dinilai sebagai wilayah yang subur, tidak hanya secara sumber daya alam, tetapi juga kaya akan nilai-nilai religius. Pemerintah berharap melalui momentum Safari Ramadhan ini, persatuan di Singkohor semakin erat guna membangun daerah dengan hati yang bersih.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda Aceh Singkil, termasuk pimpinan DPRK, Dandim 0109, Kapolres, Kajari, serta tokoh agama dari MPU dan Baitul Mal Kabupaten Aceh Singkil. Kegiatan ditutup dengan pesan agar menjadikan Al-Qur'an Surah Al-Hujurat ayat 10 sebagai kompas dalam kehidupan sosial dan menjaga perdamaian sebagai pondasi pembangunan daerah. (Ramli Manik)




