Kapal Aceh Hebat 2 Dievakuasi ke Lokasi Aman, Polisi Selidiki Penyebab Ledakan Kamar Mesin

Kapal Aceh Hebat 2 Dievakuasi ke Lokasi Aman, Polisi Selidiki Penyebab Ledakan Kamar Mesin
Foto KMP saat proses olah TKP dari tim Polda Aceh pasca. Insiden ledakan
Aceh singkil
Aceh singkil
Aceh singkil

Newscyber.id | Banda Aceh – Kapal Aceh Hebat 2 yang mengalami ledakan di kamar mesin pada Jumat (12/6/2026) pagi telah dievakuasi dari dermaga ke lokasi yang lebih aman di area Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh.

Peristiwa ledakan yang terjadi sekitar pukul 10.45 WIB tersebut mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar dan luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Zainoel Abidin (RSZA) Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dhiza Fezuono, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut.

“Penyebab terjadinya ledakan masih dalam penyelidikan. Saat ini saksi-saksi sedang dimintai keterangan untuk mendalami peristiwa tersebut,” ujarnya.

Salah satu saksi yang telah dimintai keterangan adalah Juliansyah, S.E. (44), Department Head Bisnis Operasional dan Teknik Kapal Aceh Hebat 2.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kejadian bermula saat para taruna praktik dari Politeknik Pelayaran Malahayati melaksanakan kegiatan praktik lapangan di atas Kapal Aceh Hebat 2 yang baru tiba dari Sabang dan sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue.

Setelah memasuki kapal, para taruna diarahkan menuju kamar mesin untuk mengikuti pengenalan peralatan yang dipandu oleh Kepala Kamar Mesin (KKM), Agus Widodo.

Saat kegiatan pengenalan alat berupa electro motor hydraulic pintu sekat kedap kamar mesin berlangsung, tiba-tiba terjadi ledakan ketika alat tersebut dioperasikan oleh KKM.

Ledakan terjadi di sisi pintu sekat, tepatnya pada pompa hidrolik yang berada di ruang Auxiliary Engine (AE) kamar mesin Kapal Aceh Hebat 2. Akibatnya, Kepala Kamar Mesin dan 14 taruna mengalami luka bakar serta cedera lainnya.

Korban Ledakan

Korban dalam peristiwa tersebut terdiri dari Agus Widodo (47), Kepala Kamar Mesin Kapal Aceh Hebat 2, serta 14 taruna Politeknik Pelayaran Malahayati yang sedang menjalani praktik lapangan.

Langkah Penanganan

Usai kejadian, Polresta Banda Aceh bersama instansi terkait segera melakukan sejumlah langkah penanganan, antara lain mengamankan lokasi kejadian, melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan, melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh, mendata korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak ASDP dan Politeknik Pelayaran Malahayati.

Dugaan Sementara

Berdasarkan informasi awal dari Rifai (42), Juru Minyak Kapal Aceh Hebat 2, dugaan sementara ledakan dipicu oleh suhu kamar mesin yang terlalu panas serta pengoperasian tombol panel hidrolik pintu yang berlangsung terlalu lama setelah pintu terbuka.

Kondisi tersebut diduga menyebabkan electro motor hydraulic mengalami panas berlebih, mengeluarkan percikan api, dan akhirnya memicu ledakan.

Meski demikian, polisi menegaskan bahwa dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan teknis oleh pihak yang berwenang.

Hingga saat ini, kondisi para korban masih dalam penanganan tim medis, sementara penyelidikan penyebab pasti ledakan terus dilakukan oleh aparat kepolisian.

(SN24)