PT Socfindo Kebun Lae Butar Bangun Kantin Sekolah di SDN No 2 Rimo, Wujud Kepedulian terhadap Siswa

PT Socfindo Kebun Lae Butar Bangun Kantin Sekolah di SDN No 2 Rimo, Wujud Kepedulian terhadap Siswa

Newscyber.id | Aceh Singkil, 14 April 2026 – Komitmen sosial PT Socfindo Kebun Lae Butar terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan fasilitas kantin di UPTD SPF SDN No 2 Rimo, Kecamatan Gunung Meriah. Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan dasar siswa sekolah dasar di wilayah sekitar operasionalnya.

Selama ini, PT Socfindo Kebun Lae Butar dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Selain membina puluhan kelompok tani mitra, perusahaan juga rutin menyalurkan bantuan saat terjadi bencana seperti banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Singkil. Tak hanya itu, bantuan kepada panti asuhan serta pembagian sembako bagi masyarakat kurang mampu juga dilakukan melalui program Jumat Berkah.

Pengurus PT Socfindo Kebun Lae Butar, Erik Obaza Barus, menyampaikan bahwa perusahaan memiliki visi dan misi yang berpihak kepada masyarakat. Ia menegaskan kesiapan perusahaan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah di mana pun wilayah operasionalnya berada.

“Perusahaan ini telah hadir di Aceh Singkil sejak 1936. Artinya, kami memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah HGU dan juga daerah lainnya,” ujar Erik kepada awak media.

Pihak sekolah menyambut baik bantuan tersebut. Kepala UPTD SPF SDN No 2 Rimo menyampaikan apresiasi atas kepedulian perusahaan yang telah membantu pembangunan kantin sekolah.

“Kami atas nama masyarakat Kecamatan Gunung Meriah, khususnya Desa Lae Butar, mengucapkan terima kasih. Semoga fasilitas ini bermanfaat bagi siswa dan PT Socfindo semakin maju serta berkembang,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat setempat. T. Lingga menyatakan rasa bangga atas kontribusi berkelanjutan yang diberikan perusahaan kepada masyarakat.

“Saya salut, meskipun sering mendapat tekanan, perusahaan tetap menunjukkan kerja nyata melalui bantuan sosial yang berkesinambungan,” katanya.

Sementara itu, terkait adanya aksi unjuk rasa (unras) yang mengatasnamakan pemuda Lae Butar, sejumlah warga menilai aksi tersebut tidak sepenuhnya merepresentasikan masyarakat setempat. Nurmadie Lie, warga asli Lae Butar, menilai sebagian peserta aksi bukan berasal dari warga lokal.

“Kami berharap tidak ada pihak yang membuat kegaduhan di desa kami,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Socfindo Kebun Lae Butar tetap melanjutkan kegiatan sosialnya, termasuk kunjungan dan pemberian bantuan ke sejumlah sekolah di Kecamatan Gunung Meriah, seperti UPTD SPF SDN No 2 Rimo dan UPTD SPF SDN Pangi.

(Ramli Manik)