Kepala BPBD Aceh Singkil Laporkan Kerusakan Pascabencana Banjir dalam Rapat Koordinasi Bersama Bupati
Newscyber.id l Aceh Singkil, 5 Januari 2026 — Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Singkil, H. Husni, melaporkan kondisi kerusakan pascabencana banjir yang melanda wilayah Aceh Singkil tahun 2025 dalam rapat koordinasi bersama Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Oproom Setdakab Aceh Singkil dan dihadiri oleh para Asisten Bupati, kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), serta para camat se-Kabupaten Aceh Singkil.
Dalam laporannya, H. Husni menyampaikan bahwa ribuan rumah warga terdampak banjir dan membutuhkan rehabilitasi maupun pembangunan kembali. Penanganan kerusakan tersebut direncanakan melalui sinergi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi Aceh, serta Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Aceh Singkil menegaskan kepada seluruh SKPK terkait agar segera mempersiapkan data yang akurat dan lengkap untuk disampaikan ke Pemerintah Provinsi Aceh di Banda Aceh pada Rabu, 7 Januari 2026.
“Saya tidak mau ada masyarakat korban banjir yang tidak mendapatkan bantuan sesuai tingkat kerusakan dan kerugian yang dialami,” tegas Bupati Safriadi Oyon.
Sementara itu, Kepala BPBD Aceh Singkil menyatakan kesiapan penuh dalam menindaklanjuti arahan pimpinan. “Kami siap mengerjakan dan melaksanakan seluruh perintah Bupati dalam rangka pemulihan pascabencana,” ujar Husni.
Pantauan awak media selama rapat berlangsung, Bupati Aceh Singkil kembali menekankan kepada para SKPK dan camat agar seluruh data yang diajukan harus sesuai fakta dan didukung bukti lapangan, sehingga bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat terdampak.
Selain membahas penanganan pascabencana banjir, rapat koordinasi juga menyinggung penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Penempatan akan dilakukan sesuai kebutuhan instansi dan berdasarkan ketentuan serta kebijakan yang berlaku.
Dalam forum tersebut, Bupati juga menerima laporan dari para camat terkait pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih yang dinilai kurang melibatkan camat dan kepala desa. Bahkan, ditemukan beberapa pembangunan gerai dan kantor koperasi yang belum dilengkapi papan informasi proyek.
Menanggapi hal itu, Bupati Aceh Singkil menginstruksikan para camat agar mengajak dan melibatkan kepala desa dalam pengawasan pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di wilayah masing-masing, sehingga pelaksanaannya sesuai dengan gambar perencanaan dan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP).
Berdasarkan hasil rapat, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama SKPK terkait dijadwalkan akan bertolak ke Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Pusat guna menyerahkan data lengkap korban banjir Aceh Singkil tahun 2025 sebagai dasar percepatan pemulihan.
(Ramli Manik)




