GARDA Indonesia Matangkan Persiapan Launching Pembangunan R007 di Aceh Singkil
Newscyber.id l Aceh Singkil — GARDA Indonesia terus mematangkan persiapan launching pembangunan rumah ketujuh (R007) yang diperuntukkan bagi Ibu Mawarni, seorang ibu yang menghidupi empat anak yatim. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi para penggerak GARDA Indonesia yang digelar pada Minggu (4/1/2026) di Maktuan Kupi, Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Rapat koordinasi ini membahas sejumlah agenda penting, mulai dari teknis pelaksanaan kegiatan, jadwal pembangunan, hingga penunjukan penanggung jawab pelaksana di lapangan. Hasil rapat menyepakati bahwa acara peletakan batu pertama pembangunan R007 direncanakan akan dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026.
Koordinator Penggerak GARDA Indonesia wilayah Aceh Singkil/Subulussalam, Darwis, ST, menyampaikan bahwa seluruh unsur tim terus bekerja maksimal untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Termasuk di dalamnya persiapan teknis dan koordinasi dengan keluarga penerima manfaat.
“Terkait pembongkaran rumah lama, kita akan musyawarahkan kembali bersama keluarga Ibu Mawarni. Pembongkaran dapat dilakukan sekitar satu minggu sebelum launching, tentunya setelah ada kesepakatan bersama,” ujar Darwis.
Untuk menjamin kenyamanan keluarga penerima manfaat selama proses pembangunan berlangsung, rapat juga memutuskan bahwa keluarga Ibu Mawarni akan dipindahkan sementara ke bangunan milik Desa Tanah Bara hingga pembangunan rumah R007 selesai dan diserahterimakan secara resmi.
Sementara itu, bentuk dan teknis acara launching akan dibahas lebih lanjut secara intensif melalui grup WhatsApp GARDA Aceh Singkil/Kota Subulussalam agar seluruh unsur kepanitiaan dapat terlibat aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.
Dalam rapat tersebut juga ditetapkan susunan awal kepanitiaan, dengan Darwis ditunjuk sebagai Koordinator Pelaksana dan Supardi sebagai Bendahara kegiatan.
Inisiator GARDA Indonesia, Aduwina Pakeh, menegaskan bahwa pembangunan R007 merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan komitmen GARDA Indonesia dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat kurang mampu.
“Pembangunan R007 ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi membangun harapan dan martabat keluarga Ibu Mawarni yang selama ini berjuang menghidupi empat anaknya. GARDA Indonesia hadir untuk memastikan nilai gotong royong dan kemanusiaan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Aduwina.
Ia juga mengajak seluruh penggerak GARDA Indonesia, para donatur, masyarakat, serta pihak terkait untuk terus menjaga kekompakan dan mengawal program tersebut hingga tuntas dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh keluarga penerima.
Rapat ditutup dengan harapan agar seluruh kesepakatan yang telah dihasilkan menjadi pedoman bersama dan dijalankan secara kolektif demi kelancaran serta kesuksesan launching pembangunan R007, sebagai bagian dari komitmen GARDA Indonesia dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri para penggerak GARDA Indonesia wilayah Aceh Singkil, di antaranya Darwis Sampe, Supardi Bancin, Salman Manik (Keuchik Tanah Bara), Helfi, Hamizar, Susteriati Syahpitri, dan Faisal. (Ramli Manik)




