Akibat Cuaca Buruk, Kunjungan Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf ke Teluk Rumbia dan Rantau Gedang Batal
Newscyber.id l Singkil, 10 Desember 2025 — Rencana kunjungan kerja Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, ke Desa Teluk Rumbia dan Rantau Gedang terpaksa dibatalkan akibat cuaca buruk serta hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Singkil.
Menurut informasi yang diterima dari salah satu warga Teluk Rumbia, Ita, masyarakat telah menanti-nantikan kedatangan Mualem untuk melihat langsung kondisi desa yang hingga kini masih tergenang banjir.
“Masyarakat sangat menunggu kehadiran Pak Mualem, tapi cuaca tidak memungkinkan,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Sebelum rencana kunjungan tersebut dibatalkan, Gubernur Aceh sempat berkunjung ke Bank Aceh Cabang Singkil. Ia tiba didampingi Bupati Aceh Singkil, unsur Forkopimda, serta Direktur Utama Bank Aceh.
Setibanya di kantor Bank Aceh, Mualem menyapa seluruh pegawai dengan ramah dan meluangkan waktu berfoto bersama jajaran manajemen.
Usai agenda tersebut, Gubernur Aceh bertolak menuju helipad Syahbandar Pelabuhan Singkil untuk kembali ke Banda Aceh. Bupati, Forkopimda, dan sejumlah masyarakat turut melepas keberangkatan Mualem.
“Kami mendoakan beliau selamat sampai tujuan dan selalu diberikan kesehatan dalam memimpin Aceh,” ujar Rahmad, salah satu warga Singkil.
Pantauan awak media, rombongan Gubernur Aceh lepas landas menggunakan helikopter PK-TYPE EC 115 milik Indonesia Air. Setelah helikopter take off, para pejabat daerah dan masyarakat perlahan meninggalkan area helipad. Cuaca hujan rintik dengan awan tebal masih menyelimuti wilayah Aceh Singkil.
Bupati Aceh Singkil, saat diwawancarai di Bandara Syekh Hamzah Fansuri, mengimbau warga untuk tetap waspada.
“BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait tingginya intensitas hujan. Masyarakat diminta berhati-hati dalam beraktivitas,” ujarnya.
Terkait pertanyaan seputar distribusi BBM pasca banjir, Bupati memastikan pasokan dari Pertamina sudah kembali lancar.
“Tidak perlu khawatir. Kalau pun masih ada antrean di SPBU, itu karena beberapa hari saat banjir pasokan sempat terhenti. Kebutuhan masyarakat meningkat, dan SPBU kita juga didatangi warga Tapanuli Tengah yang pasokannya belum normal. Jadi wajar terjadi antrean panjang,” jelasnya.
Laporan: Ramli Manik




