Bupati Aceh Singkil Kukuhkan Pengurus Himmasil, Ajak Mahasiswa Bersinergi Membangun Daerah

Bupati Aceh Singkil Kukuhkan Pengurus Himmasil, Ajak Mahasiswa Bersinergi Membangun Daerah

Newscyber.id l Singkil, 13 Februari 2026 – Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, secara resmi mengukuhkan pengurus Himpunan Mahasiswa Lhokseumawe Aceh Utara (Himmasil) dalam sebuah acara yang digelar di Off Room Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Singkil.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, para kepala SKPK, tokoh masyarakat, serta sekitar 230 mahasiswa dan tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh mahasiswa asal Aceh Singkil untuk bersama-sama berkontribusi dalam memajukan sektor pendidikan dan pembangunan daerah.

“Mahasiswa harus serius dalam menempuh pendidikan. Kalian adalah generasi penerus di bumi Syekh Abdul Rauf As Singkili ini,” ujar Oyon.

Ketua Himmasil terpilih periode 2026–2027, Muhammad Andrian, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil atas dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran yang telah membantu terselenggaranya acara ini. Kami siap berpartisipasi demi Kabupaten Aceh Singkil tercinta,” ujarnya.

Sementara itu, pendiri Himmasil menyampaikan bahwa organisasi tersebut sempat vakum selama tujuh tahun tanpa kaderisasi. Ia berharap Himmasil tidak dijadikan alat kepentingan tertentu, melainkan tetap mengedepankan sistem koordinasi yang sehat demi kemajuan daerah.

Menanggapi isu demonstrasi dan tudingan korupsi yang sempat mencuat, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik.

“Jangan buru-buru demo dan menuduh pemerintah daerah korupsi Rp4 miliar. Kalau ingin mempertanyakan sesuatu, silakan datang ke ruangan kerja kami. Kami tidak anti kritik. Kami bersyukur jika dikritik, tetapi kritik yang membangun,” katanya dengan nada tenang.

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Singkil, Ustad Roesman Hasmi, juga menekankan bahwa kritik terhadap pemerintah bukan hal yang salah, namun harus tetap mengedepankan dialog.

“Mengkritik pemerintah itu bukan sesuatu yang keliru, tetapi tetap harus melalui komunikasi dan dialog. Jika ada kejanggalan, tanyakan kepada pemimpin daerah,” ujarnya.

Terkait aksi demonstrasi di DPRK yang berujung pada rapat paripurna hak interpelasi, Muhammad Andrian menegaskan bahwa Himmasil tidak terlibat.

“Kami tidak ikut dan bahkan tidak mengetahui aksi tersebut. Jangan mengatasnamakan mahasiswa Aceh Singkil tanpa komunikasi dengan kami,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Andrian juga mengajak seluruh mahasiswa yang tergabung dalam Himmasil untuk bersinergi membantu pemerintah daerah agar Aceh Singkil semakin maju dan berkembang ke depan.

Acara pelantikan dan pengukuhan berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Himpunan Mahasiswa Kota Subulussalam serta sejumlah organisasi mahasiswa asal Aceh Singkil lainnya.

Ramli Manik