Bupati Aceh Singkil Lepas Peserta Ekspedisi Sungai Singkil 2025: Wujud Cinta Alam dan Pelestarian Budaya
Newscyber.id l Aceh Singkil, 12 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menggelar kegiatan Ekspedisi Sungai Singkil Tahun 2025 yang resmi dilepas langsung oleh Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH. Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah serta tokoh masyarakat.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Aceh Singkil, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Aceh beserta jajaran, unsur Forkopimda seperti Dandim 0109 Aceh Singkil, Kapolres Aceh Singkil, Kepala Kejaksaan Negeri Singkil, Ketua Pengadilan Negeri Singkil, Ketua Mahkamah Syari’ah Aceh Singkil, serta pimpinan DPRK Aceh Singkil. Turut hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama, para camat, akademisi, peneliti, pegiat budaya, jurnalis, dan komunitas budaya serta wisata.
Dalam sambutannya, Bupati Safriadi Oyon menyampaikan bahwa ekspedisi ini bukan sekadar kegiatan menyusuri sungai, melainkan sebuah perjalanan menggali jati diri, sejarah, dan kearifan lokal masyarakat Singkil yang telah hidup selaras dengan alam selama berabad-abad.
“Sungai Singkil bukan hanya sumber air, tetapi juga urat nadi kehidupan, penyatu peradaban, dan penjaga keseimbangan alam di wilayah kita. Di tepi sungai inilah lahir nilai-nilai gotong royong, peumulia jamee, meuseuraya, dan hormat terhadap alam,” ujar Bupati Safriadi.
Ia menegaskan bahwa melalui ekspedisi ini, peserta diajak tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dan merawat sungai sebagai warisan generasi masa depan.
“Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan Sungai Singkil sebagai pusat peradaban ekowisata dan riset lingkungan berkelanjutan. Sungai ini akan menjadi laboratorium alam, tempat belajar bagi generasi muda tentang pentingnya harmoni antara manusia dan alam,” tambahnya.
Bupati juga berharap kegiatan ini dapat melahirkan ide-ide inovatif dalam menjaga kebersihan sungai, mengembangkan wisata berbasis alam, serta mengangkat kearifan lokal seperti adat muara, budaya pesisir, dan pola nelayan tradisional menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat.
Kepada para peserta, Bupati Safriadi berpesan agar menjadikan ekspedisi ini sebagai misi mulia untuk membawa semangat pelestarian lingkungan.
“Jadilah duta lingkungan dan kebanggaan Aceh Singkil. Susuri sungai dengan hati, rekam keindahannya, dan rasakan denyut kehidupan masyarakat di sepanjang aliran sungai. Bawalah semangat ‘Singkil Hebat, Alam Lestari, Budaya Terjaga’, karena menjaga sungai berarti menjaga masa depan,” pungkasnya.
Dengan penuh harapan, Bupati Aceh Singkil menutup sambutannya dengan menyerukan ajakan kepada seluruh peserta dan masyarakat untuk terus menjaga alam sebagaimana menjaga diri sendiri, sebagai wujud cinta terhadap tanah kelahiran dan marwah daerah tercinta. (Ramli Manik)
Sumber Prokopim Aceh Singkil




