Kapolda Banten Resmi Buka Pelatihan TMT Poliran: Wujud Nyata Komitmen Polri Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Newscyber.id l Serang, 28 Juli 2025 – Sebuah langkah strategis dan humanis kembali digagas Kepolisian Daerah Banten. Hari ini, Kapolda Banten Irjen. Pol. Suyudi Ario Seto secara resmi membuka Pelatihan Tailor Made Training (TMT) Gelombang 4 di Balai Latihan Polirian, Kelurahan Kasemen, Kota Serang. Program yang mengusung semangat pemberdayaan masyarakat ini menjadi angin segar di tengah tingginya angka pengangguran dan tantangan ekonomi lokal.
Lebih dari sekadar pelatihan vokasi, TMT merupakan bagian dari program Poliran (Polisi Peduli Pengangguran), inisiatif yang lahir dari kesadaran mendalam institusi Polri terhadap permasalahan sosial di lingkup wilayah hukumnya. Dengan menggandeng masyarakat sebagai subjek pembangunan, pelatihan ini tidak hanya menargetkan peningkatan keterampilan, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian ekonomi dan lahirnya wirausahawan-wirausahawan baru.
Dalam sambutannya, Irjen. Pol. Suyudi menegaskan bahwa pelatihan ini bukan program simbolik, melainkan bagian dari gerakan strategis untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. “Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi luar biasa. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan mereka memiliki keterampilan yang dibutuhkan pasar, agar dapat segera mandiri atau terserap di dunia kerja,” ungkapnya di hadapan peserta dan tamu undangan.
Peserta TMT Gelombang 4 akan dibekali pelatihan praktis seperti instalasi listrik dasar, pengelasan, budidaya ikan, pengolahan sampah, pertanian, hidroponik, hingga pemeliharaan unggas. Materi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan lokal serta prospek usaha yang dapat dikembangkan secara mandiri oleh para peserta di lingkungan tempat tinggal mereka.
Tak hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas individu, program ini juga menjadi simbol kehadiran Polri sebagai kekuatan pemersatu yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat. Kapolda menegaskan bahwa keberadaan Balai Latihan Polirian adalah bentuk nyata keterlibatan Polri dalam pembangunan sosial ekonomi masyarakat, sejalan dengan visi nasional dan arahan Presiden Republik Indonesia dalam mendorong pemerataan kesejahteraan.
Pelatihan TMT sendiri telah berjalan dalam beberapa gelombang sebelumnya dan menunjukkan dampak positif, baik dari sisi peningkatan kemampuan kerja maupun motivasi berwirausaha. Gelombang keempat ini diharapkan menjadi kelanjutan dari transformasi sosial yang lebih luas di wilayah Banten.
Lebih dari sekadar pelatihan teknis, TMT adalah manifestasi dari pendekatan humanis kepolisian: membangun keamanan bukan hanya dengan patroli dan penegakan hukum, tetapi juga dengan menciptakan peluang, harapan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakatnya. (Ardi)




